Desa Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Statistik Pengunjung

Di Tengah Kemarau Panjang, Krandegan Tetap Menanam untuk Ketiga Kalinya: Ketika Sinar Matahari Diubah Menjadi Air Irigasi

Di Tengah Kemarau Panjang, Krandegan Tetap Menanam untuk Ketiga Kalinya: Ketika Sinar Matahari Diubah Menjadi Air Irigasi

Kategori

Berita Nasional

02 Oktober 2026

41 Kali Dibaca

DWINANTO

PURWOREJO — Di tengah kemarau panjang, hamparan sawah di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, masih menghijau. Petani di desa ini tetap melakukan musim tanam ketiga (MT III) ketika ketersediaan air menjadi persoalan di banyak wilayah pertanian.

Kemampuan tersebut tidak datang begitu saja. Ada perjalanan panjang yang dimulai dari persoalan klasik petani: bagaimana mendapatkan air ketika hujan tidak lagi turun?

Jawabannya kini hadir dalam bentuk tujuh pompa air tenaga surya yang telah dikembangkan dan digunakan Desa Krandegan sejak 2022.

Sinar matahari yang selama ini identik dengan panas dan kekeringan justru diubah menjadi energi untuk memompa air ke sawah.

Dulu, Panen Sekali Setahun Sudah Biasa

Sebelum memiliki sistem pengairan yang lebih memadai, kondisi pertanian Krandegan jauh berbeda.

Selama bertahun-tahun, lahan pertanian di desa tersebut umumnya hanya mampu ditanami dan dipanen sekali dalam setahun.

Untuk mendapatkan kesempatan panen kedua, petani harus berjuang memompa air dari sumur atau sungai.

Masalahnya, proses tersebut membutuhkan energi dan biaya.

Pompa harus terus bekerja untuk mengangkat air menuju lahan pertanian. Semakin lama pompa beroperasi, semakin besar pula kebutuhan bahan bakarnya.

Karena itu, dua kali panen dalam setahun sudah menjadi capaian maksimal yang harus diperjuangkan dengan biaya tinggi. Musim tanam ketiga hampir tidak menjadi pilihan.

Sehari Semalam, Rp500 Ribu untuk BBM

Selama puluhan tahun, pemerintah Desa Krandegan dan masyarakat mengandalkan pompa berbahan bakar fosil untuk mendukung pengairan sawah.

Ketika pompa beroperasi sehari semalam, pemerintah desa rata-rata harus mengeluarkan sekitar Rp500 ribu per hari untuk BBM.

Jika dihitung selama 30 hari, biaya tersebut mencapai sekitar Rp15 juta per bulan. Angka tersebut belum termasuk biaya perawatan mesin.

Persoalan pengairan akhirnya bukan hanya soal apakah sumber air tersedia, tetapi juga berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk mengangkat air dari sumur atau sungai hingga sampai ke sawah.

Titik Balik pada 2022

Perubahan mulai terjadi pada 2022. Desa Krandegan mulai memanfaatkan pompa air tenaga surya. Panel surya menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik untuk mengoperasikan pompa.

Air kemudian dialirkan dari sungai menuju lahan pertanian. Perubahan ini secara perlahan menggeser pola lama yang bergantung pada bahan bakar fosil.

Dulu, untuk mendapatkan air harus membeli BBM. Kini, sinar matahari dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa.

Tujuh Pompa, dari 1 PK hingga 12 PK

Transformasi tersebut kini telah berkembang. Desa Krandegan memiliki tujuh pompa air tenaga surya untuk mendukung sistem pengairan pertanian.

Kapasitasnya beragam, mulai dari 1 PK, 3 PK hingga 12 PK, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokasi pengairan.

Keberadaan tujuh pompa tersebut menunjukkan bahwa energi surya bukan lagi sekadar proyek percontohan. Teknologi itu telah menjadi bagian dari infrastruktur pengairan pertanian desa.

Dengan dukungan sistem tersebut, lahan pertanian sekitar 70 hektare dapat memperoleh pasokan air untuk mempertahankan kegiatan budidaya, termasuk pada musim kemarau.

Lebih Ramah Lingkungan, Lebih Hemat, Tak Perlu ke SPBU

Peralihan ke tenaga surya memberikan beberapa keuntungan.

Pertama, lebih ramah lingkungan karena mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Kedua, lebih hemat biaya operasional energi. Jika sebelumnya pemerintah desa harus mengeluarkan rata-rata Rp500 ribu sehari untuk BBM, penggunaan tenaga surya mengurangi kebutuhan pembelian bahan bakar untuk pengoperasian pompa.

Ketiga, desa tidak lagi harus bergantung pada SPBU untuk memenuhi kebutuhan energi harian pompa.

Saat menggunakan pompa BBM, setiap kali pompa beroperasi pemerintah desa harus memastikan bahan bakar tersedia.

Dengan tenaga surya, sumber energi utama berasal dari matahari.

Tentu saja, sistem tenaga surya tetap membutuhkan investasi awal serta biaya pemeliharaan dan perawatan. Namun, karakter biaya energinya berbeda dengan pompa BBM yang membutuhkan pembelian bahan bakar secara terus-menerus.

Setahun Panen Tiga Kali

Perubahan paling nyata terlihat pada pola tanam.

Jika dahulu lahan pertanian Krandegan umumnya hanya mampu panen sekali dalam setahun, kemudian maksimal dua kali dengan perjuangan dan biaya tinggi, kini petani dapat memasuki musim tanam ketiga.

Yang membuatnya semakin menarik, MT III berlangsung di tengah kemarau panjang.

Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa ketika hujan tidak mencukupi, desa masih memiliki alternatif untuk menyediakan air bagi tanaman.

Kemarau tetap datang. Namun kemarau tidak lagi otomatis berarti sawah harus berhenti ditanami.

420 Ton Gabah Tambahan

Dampaknya bukan hanya pada keberlangsungan pertanian, tetapi juga pada nilai ekonomi yang berpotensi tercipta.

Dengan luas lahan sekitar 70 hektare dan asumsi produktivitas rata-rata 6 ton gabah per hektare, MT III berpotensi menghasilkan:

70 hektare × 6 ton = 420 ton gabah.

Dengan demikian, satu musim tanam tambahan berpotensi menghasilkan sekitar 420 ton gabah.

Sebagai ilustrasi, jika harga gabah Rp6.500 per kilogram, maka nilai produksi brutonya mencapai:

420 ton × 1.000 kg × Rp6.500 = Rp2,73 miliar.

Angka Rp2,73 miliar tersebut merupakan nilai produksi bruto, bukan keuntungan bersih. Biaya benih, pupuk, tenaga kerja, pengolahan lahan, panen, dan biaya produksi lainnya tetap harus diperhitungkan.

Namun, angka tersebut menggambarkan besarnya nilai ekonomi yang muncul karena lahan memperoleh kesempatan tambahan untuk berproduksi.

Dengan kata lain, manfaat pompa tenaga surya bukan hanya penghematan BBM. Manfaat yang lebih besar adalah kemampuan menjaga lahan tetap produktif dan menciptakan tambahan produksi pangan.

Ketika Ketahanan Energi Bertemu Ketahanan Pangan

Kisah Krandegan memperlihatkan hubungan erat antara energi, air, dan pangan.

Energi dibutuhkan untuk mengangkat air. Air dibutuhkan untuk menjaga tanaman tetap tumbuh. Ketika biaya energi dapat ditekan dan sumber energi lebih tersedia, kesempatan untuk mempertahankan musim tanam menjadi lebih besar.

Di Krandegan, sinar matahari digunakan untuk menghasilkan energi. Energi digunakan untuk menggerakkan pompa. Pompa mengalirkan air ke sawah.

Air memungkinkan petani melakukan MT III. Dan MT III berpotensi menghasilkan 420 ton gabah tambahan dari 70 hektare lahan.

Sebuah rantai sederhana yang mempertemukan energi terbarukan, pertanian, dan ekonomi desa.

Bukan Sekadar Pompa Air

Perjalanan Krandegan sejak 2022 menunjukkan bahwa pompa tenaga surya bukan sekadar perangkat untuk memindahkan air.

Teknologi tersebut telah menjadi bagian dari strategi desa dalam menghadapi keterbatasan air, mengurangi ketergantungan terhadap BBM, menekan biaya operasional, dan mempertahankan produktivitas lahan.

Dulu, desa hanya mampu mengandalkan satu musim panen, atau maksimal dua musim dengan perjuangan memompa air dan biaya tinggi.

Kini, dengan tujuh pompa tenaga surya berkapasitas 1 PK hingga 12 PK, lahan sekitar 70 hektare dapat memasuki musim tanam ketiga.

Dari BBM ke matahari. Dari satu musim tanam menuju tiga musim. Dari biaya energi menuju efisiensi. Dari air menuju tambahan 420 ton gabah.

Pada akhirnya, matahari bukan lagi sekadar sumber panas di musim kemarau.

Di Krandegan, sinar matahari diubah menjadi energi, energi menjadi air irigasi, air menjadi tanaman, dan tanaman menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat.

Di tengah kemarau panjang, Krandegan tetap menanam.

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar

Komentar Facebook

Aparatur Desa

DWINANTO, S.E.

DWINANTO, S.E.

Kepala Desa Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
SYAMSUDIN, S.Pd.I

SYAMSUDIN, S.Pd.I

Sekretaris Kepala Desa Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
SUYANTO

SUYANTO

Kaur Tata Usaha dan Umum Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
UTAMI HIKMAH

UTAMI HIKMAH

Kaur Keuangan Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
HENDRO TRIYANTORO, A.Md.

HENDRO TRIYANTORO, A.Md.

Kasi Pemerintahan Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
SYAIFULLOH

SYAIFULLOH

Kasi Kesejahteraan Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
KARTIKA, A.Md.

KARTIKA, A.Md.

Kaur Perencanaan Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
KASMINTO

KASMINTO

Kadus I Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
NGATIJO

NGATIJO

Kadus II Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
MUSTANGIN

MUSTANGIN

Kadus III Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
ARIYANI

ARIYANI

Kadus V Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
KUKUH WIDODO

KUKUH WIDODO

Kadus VI Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
SISWANTO

SISWANTO

Kasi Pelayanan Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
EKO BUDI SANTOSO, A.Md.

EKO BUDI SANTOSO, A.Md.

Kadus IV Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
HENDRO PRABOWO

HENDRO PRABOWO

Kader Digital Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
RAHAYU WIDAYANTI

RAHAYU WIDAYANTI

Admin Desa Krandegan

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.

Identitas Desa :

Kode Desa:3306082007
Kode Kecamatan:330608
Kode Kabupaten:3306
Kode Provinsi:33
DWINANTO, S.E.

Kepala Desa

SYAMSUDIN, S.Pd.I

Sekretaris Kepala Desa

SUYANTO

Kaur Tata Usaha dan Umum

UTAMI HIKMAH

Kaur Keuangan

HENDRO TRIYANTORO, A.Md.

Kasi Pemerintahan

SYAIFULLOH

Kasi Kesejahteraan

KARTIKA, A.Md.

Kaur Perencanaan

KASMINTO

Kadus I

NGATIJO

Kadus II

MUSTANGIN

Kadus III

ARIYANI

Kadus V

KUKUH WIDODO

Kadus VI

SISWANTO

Kasi Pelayanan

EKO BUDI SANTOSO, A.Md.

Kadus IV

HENDRO PRABOWO

Kader Digital

RAHAYU WIDAYANTI

Admin Desa

Aparatur Desa

statistik
penduduk

Desa Krandegan
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

1474

Laki-laki

1528

Perempuan

3002

TOTAL

Laki-laki : 1474 ORANG

Perempuan : 1528 ORANG

TOTAL : 3002 ORANG

Layanan

Mandiri

Hubungi Perangkat Desa Untuk mendapatkan PIN

Transparansi Pengelolaan

APB

Anggaran Pendapatan Belanja

APBDesa

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Pemerintah Desa

Krandegan

Kantor : RT 01 RW 02, Krandegan, Bayan, Purworejo
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Login Admin
Sekilas Info
Ganti Warna
Ke Atas Halaman